www.jasaimportmurah.com – Pada saat bisnis yang Anda mulai sudah mulai menunjukkan kemajuan dan berjalan dengan mantap, maka inilah saatnya Anda berpikir untuk berkembang. Ini langkah yang wajar, mengingat ekspansi bisnis harus dibarengi dengan momen yang tepat. Akan tetapu ekspansi yang terlalu cepat bisa mengakibatkan sebuah bisnis malah menjadi prematur.

Memutuskan untuk berkembang tidak berbeda dengan saat Anda pertama kali memulai bisnis. Salah satu poin kritis yang harus diperhatikan adalah lokasinya, apakah akan memperbesar bisnis dalam negeri atau ekspansi ke luar negeri? Tentunya masing-masing memiliki tingkat kesulitan, kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Dengan hanya menjadi pemain lokal, produk Anda hanya akan dikenal luas di Tanah Air. Namun, jika skala bisnis Anda sudah matang atau menetap di skala lokal, tidak ada salahnya mencoba berekspansi ke luar negeri. Melakukan riset dan menemukan pasar di luar negeri adalah langkah penting. Ada beberapa aspek yang harus Anda pertimbangkan jika Anda ingin berekspansi ke luar negeri.

1. Adaptasi Dengan Pasar Luar Negeri

Pemasaran, penjualan, strategi operasional dan berbagai proses atau siklus yang telah Anda terapkan akan mengalami perubahan atau bahkan mungkin tidak berjalan maksimal. Hal ini dikarenakan konsumen luar tidak memiliki alasan mengapa mereka membutuhkan produk atau jasa Anda, karena apa yang mereka butuhkan sudah dapat dipenuhi oleh produsen disana.

Untuk itu Anda harus mencari keunggulan kompetitif dan melakukan berbagai penyesuaian seperti dalam hal strategi harga dan membuat produk Anda memenuhi standar lokal. Anda juga harus menyadari hambatan budaya dan bahasa, praktik bisnis lokal, dan sebagainya. Tentunya hal-hal tersebut tidak lagi dianggap sebagai kendala jika Anda siap mempelajari hal-hal baru untuk menambah wawasan Anda. Dengan memahami budaya bisnis di negara tujuan, Anda akan lebih memahami kebutuhan konsumen dan kebiasaan bisnis mereka.

2. Memiliki Mitra Warga Lokal

Anda harus menyadari bahwa Anda tidak dapat melakukannya sendiri, meskipun Anda telah mempersiapkannya dengan cermat. Agar ekspor Anda bisa menembus pasar luar negeri, Anda harus membangun hubungan kerjasama dengan mitra atau institusi lokal yang sudah mendominasi pasar. Carilah rekanan dengan jaringan yang luas sehingga Anda dapat meningkatkan keuntungan Anda. Mereka akan membantu Anda mengakses industri dan mendapatkan koneksi bisnis. Jika kolega Anda adalah pemain besar di area tersebut, mereka juga dapat membantu mengembangkan merek Anda.

3. Pelajari Aspek Hukum

Target pasar yang berbeda, dalam hal ini pangsa pasar luar negeri memiliki persyaratan hukum yang berbeda pula. Mengetahui aspek hukum di luar negeri sangatlah penting. Kumpulkan informasi apakah Anda memerlukan izin ekspor-impor, karena ini akan tergantung pada jenis barang yang Anda ekspor dan negara tujuan.

4. Mempelajari Saluran Distribusi

Penentuan jalur distribusi ini harus dilakukan dengan hati-hati. Mencari tahu siapa yang bertanggung jawab di setiap tahap pendistribusian produk Anda. Menemukan jalur distribusi atau logistik yang cepat namun tetap di bawah kendali Anda sangatlah penting. Untuk itu Anda harus melakukan survey terlebih dahulu untuk menemukan dealer yang tepat dan menyusun kesepakatan secara detail.

Ekspansi memang akan membawa bisnis Anda ke level yang lebih tinggi. Tetapi Anda tidak boleh berlebihan dalam perencanaan. Pertimbangkan berbagai risiko yang mungkin timbul saat ekspansi berlangsung. Gunakan logika dalam merencanakan rencana perluasan daripada ambisi, sehingga itu akan membantu Anda mencapai tujuan Anda yang sebenarnya. Idealnya, rencana ekspansi harus dibuat dengan proyeksi bisnis untuk lima tahun ke depan dan sejalan dengan visi dan misi bisnis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *